Siapa bilang sampah itu tidak berarti?

Sahabat Bintang Kecil, Kali ini kakak Opan hendak membahas tentang keberadaan sampah dari kehidupan kita sehari-hari. Sahabat sekalian, pernahkah terbayang bahwa di kota tempat kita tinggal ini atau mungkin di bumi yang kita cintai ini tidak ada yang namanya sampah? Pasti dong sahabat semua bisa bayangkan, bahwa bumi ini terlihat indah sekali tidak sumpek, bau dan berantakan. Lantas apakah tidak mungkin setiap manusia tidak menyampah?

Sebelum kita berlanjut membahas kemungkinan untuk menyampah, sahabat mungkin tahu pengertian sampah itu sebenarnya. Menurut pengertian yang di sadur dari kamus Wikipedia yang Kakak  Opan ambil, Sampah itu merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah didefinisikan oleh manusia menurut derajat keterpakaiannya,.

Jika kita dalami pengertian menurut derajat keterpakaiannya, maka sebenarnya hampir tidak ada sampah yang dihadirkan, karena jika menurut derajat pemakaiannya masih bisa digunakan atau diolah menjadi bahan yang lain yang memiliki nilai ekonomis atau nilai tambah, maka sampah itu sendiri  beralih nama dari sampah menjadi bahan baku (bahan pokok) dari suatu proses produksi.

Sebagai contoh seperti artikel yang Kakak buat sebelumnya tentang pembuatan rumah kardus dari kardus bekas, meja ice cream dan yang dalam rencana kedepan adalah Kithen set, bahan bahan yang digunakan sebagian besar adalah bahan yang sudah tidak terpakai dan dianggap sampah oleh sebagian masyarakat. Jadi apakah mungkin kota kita bebas sampah? Jawabannya…… sangat mungkin dan kakak Opan optimis sekali, tetapi sahabat, peranan ini bukan saja hanya peranan pemerintah saja, tapi merupakan peranan dari individu masing-masing yang sadar betapa pentingnya hidup sehat dan bersih dari sampah.

Nah… kalau tadi kita membahas tentang pengertian sampah dan kemungkinan penggunaan sampah, sekarang kita membahas apa saja sih dampak yang diakibatkan dari sampah?

Jika kita lihat secara bijak, dampak yang di berikan dari sampah, dalam skala kuantitatif sampah bisa merugikan kerugian materi. Sebagai contoh dampak sampah terhadap ekosistem baik di udara, darat dan air, semua berpengaruh menurunnya keseimbangan alam dan untuk pelaku bisnis yang mengutamakan produksi dari alam seperti peternakan, pertanian, nilai ini mempengaruhi menurunnya tingkat produksi baik langsung maupun tidak langsung. Belum lagi dampak sampah di nilai dari segi kesehatan… mmmm yang ini nih memang tidak bisa dimungkiri lagi mulai dari kerugian terkecil (penyakit ringan seperti, gatal) sampai ke penyakit yang ganas sekalipun (kanker).

Nah jadi sahabat, mulai dari sekarang masing-masing dari kita sudah mulai merubah pola hidup sehat, dimana hidup dilingkungan yang bersih dan sehat dengan memelihara lingkungan dan alam semesta dari segala bentuk pembuangan sampah (perusakan alam) yang tidak pada tempatnya.

Kakak jadi ingat di musim penghujan ini sering kita dengar atau mungkin kita jumpai langsung banjir yang diakibatkan dari sampah… Bukan main sahabat, banjir bukan saja berdampak buruk buat kesehatan tapi juga kerugian materi yang diakibatkannya. Bermula dari ketidaksadaran individu-individu untuk membuang sampah pada tempatnya, kemudian sampah tersebut mengalir bersamaan dengan turunnya hujan, dan terperangkap pada suatu area yang tidak bisa dilalui lagi oleh besarnya ukuran sampah kemudian secara kelamaan ini menyebabkan ketidaklancaran air mengalir (debit air) yang mngakibatkan banjir (meluap).

Sahabat Bintang Kecil, Allah telah berfirman  untuk orang orang yang membuat kerusakan di bumi ini dengan firmannya :

Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri. Yang demikian itu suatu penghinaan untuk mereka di dunia dan akhirat mereka siksaan yang besar.” (QS. Al-Maidah: 33)

 

Dan Allah berfirman juga:

Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah memperbaikinya dan berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-A’raf : 56)

Sahabat Bintang Kecil,

Jadi insya Allah dengan mengambil duri di jalan atau mengambil sampah dijalan kemudian membuangnya pada tempatnya, maka yakinlah perbuatan itu tidak akan sia-sia, dimana Allah telah menjanjikan catatan baik dan suatu ibadah buat kita. Semoga kita semua di masukan menjadi golongan orang yang selalu berbuat baik dan tidak membuat kerusakan di muka bumi, Amiiin….

Iklan

Tentang daycarebintangkecil

Tempat penitipan dan pengasuhan anak berbasis cinta Alam dan berkonsep alam dan rumah
Pos ini dipublikasikan di Artikel. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s